Kosa-Kata Untuk Menggambarkan Mimik Wajah Tokoh Dalam Cerita.

Pentingnya Bermain Kata Agar Pembaca Menjadi Semakin Penasaran.

“Perempuan itu berjalan tersuruk-suruk. Kakinya yang telanjang tampak kering dengan tumit pecah-pecah. Dari lipatan kain kadang menyembul betis kurus keras kering. Kebaya merah yang dipakainya telah coklat kusam, dengan tambalan hijau muda di ketiak. Kondenya nyaris terurai, semrawut kusut, kaku dan kering merah jagung. Wajah lekang hangus oleh matahari. Kering haus kulitnya melipat di sudut-sudut mata dan kerut kening. Berkilat-kilat wajahnya berminyak. Dari bibirnya yang selalu menganga, terlontar nama anaknya.”

(Cuplikan cerpen karangan Yanusa Nugroho)

Selamat malam, writer! Sebagai penulis, kita perlu mendeskripsikan dengan baik ekspresi wajah seorang tokoh dalam cerita yang kita buat. Dengan gambaran yang cukup mendetail, kita dapat membuai para pembaca untuk memasuki dunia kita, dunia imajinasi yang telah kita ciptakan. Dari cuplikan cerpen karangan Yanusa Nugroho yang saya contohkan, dapat kita simpulkan bahwa penulis ingin menggambarkan tentang sosok perempuan tua yang sedang kepayahan. Kita pun dapat membayangkan bagaimana mimik wajah tokoh yang diceritakan tersebut seolah-olah mata kita sendiri yang menyaksikannya. Tantangan terbesar penulis adalah menemukan kata-kata yang pas untuk menggambarkan sosok dalam cerita agar para pembaca semakin mengakrabi tokoh imajinasinya.

Terkadang kita merasa kesulitan memilah dan memilih kata-kata yang pas untuk mendeskripsikan mimik wajah seorang tokoh dalam cerita agar pembaca dapat dengan mudah membayangkan karakter yang kita ciptakan. Kita membutuhkan kata-kata yang dapat menyampaikan emosi sekaligus yang dapat mewakili dialog tanpa harus menulisnya secara langsung. Misalnya saja pada kutipan cerpen di atas, penulis menggunakan kata “tersuruk-suruk”. Padahal bisa saja ia hanya cukup menggunakan kata tertatih-tatih. Walaupun hampir sama, kedua kata tersebut ternyata memiliki penegasan yang sedikit berbeda. Tersuruk-suruk mampu menggambarkan kondisi yang lebih payah dibandingkan dengan tertatih-tatih.

Untuk menggambarkan kondisi atau raut wajah tokoh dalam cerita, penulis juga menggunakan kalimat “wajah lekang hangus oleh matahari.” Kita sanggup membayangkan betapa hitamnya wajah si perempuan dalam cerita tersebut. Sebagai pembaca, kita dibuatnya penasaran dengan kelanjutan cerita di balik sosok perempuan yang berwajah lekang hangus oleh matahari. Kita menjadi ingin tahu mengenai apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana latar belakang kehidupannya.

Ekspresi wajah tidak hanya mampu mempertegas karakter tokoh yang kita ciptakan, tetapi juga dapat mendukung suasana hati yang sedang dialami tokoh tersebut. Nah, untuk mengatasi tantangan terbesar kita saat kesulitan menggambarkan mimik wajah dan menuangkannya ke dalam kata-kata, berikut adalah beberapa kata-kata alternatif yang dapat kita gunakan sebagai alat untuk memancing rasa penasaran para pembaca dengan tokoh yang kita ciptakan:

Menggambarkan Kondisi Mata.

writing tips 1

  1. matanya melebar
  2. matanya berkeliling
  3. kelopak matanya terkulai
  4. matanya menyipit
  5. matanya menyala
  6. matanya melesat
  7. ia memicingkan mata
  8. ia mengerjap
  9. matanya berbinar
  10. matanya berkelebat
  11. matanya berkilat
  12. matanya dibakar dengan …
  13. matanya menyala dengan …
  14. matanya berkedip-kedip dengan …
  15. …… bersinar di matanya
  16. sudut matanya berkerut
  17. dia memutar matanya
  18. ia tampak menatap ke langit-langit
  19. dia melirik ke langit-langit
  20. ia mengedipkan mata
  21. air mata memenuhi matanya
  22. matanya menggenang
  23. matanya berenang dengan air mata
  24. matanya dibanjiri air mata
  25. matanya basah
  26. matanya berkilau
  27. air mata berkilauan di matanya
  28. matanya mengkilap
  29. ia menahan air mata
  30. air mata mengalir di pipinya
  31. matanya ditutup
  32. dia memejamkan mata
  33. ia menutup matanya
  34. bulu matanya mengibar
  35. dahinya mengerut
  36. garis muncul antara alisnya
  37. alisnya bertautan
  38. alisnya tersentak bersama-sama
  39. alisnya naik
  40. ia mengangkat alisnya
  41. dia melotot
  42. dia mengintip
  43. dia melirik
  44. dia meneliti
  45. ia mengamati
  46. ia melirik
  47. pupil matanya yang besar

Menggambarkan Kondisi Hidung.

  1. writing tips 3hidungnya berkerut
  2. dia menyentuh hidungnya tanda ejekan
  3. hidungnya melebar
  4. ia menghirup udara dalam-dalam
  5. dia mendengus
  6. dia terisak

 

 

 

Menggambarkan Kondisi Mulut

  1. dia tersenyumwriting tips 2
  2. dia menyeringai
  3. ia tersenyum simpul
  4. dia berseri-seri
  5. mulutnya melengkung membentuk senyuman
  6. sudut mulutnya muncul
  7. sudut mulutnya mencibir
  8. sudut mulutnya terangkat
  9. mulutnya berkedut
  10. ia memberikan setengah-senyum
  11. dia memberi seringai miring
  12. mulutnya memutar
  13. terpampang senyum di wajahnya
  14. ia memaksakan senyum
  15. dia memalsukan senyum
  16. senyumnya memudar
  17. senyumnya tergelincir
  18. ia mengerutkan bibirnya
  19. dia cemberut
  20. mulutnya setengah menutup
  21. mulutnya membentuk garis keras
  22. dia merapatkan bibirnya
  23. ia menggigit bibirnya
  24. ia menarik bibir bawah antara giginya
  25. ia menggigiti bibir bawahnya
  26. rahangnya terkatup
  27. rahangnya menegang
  28. otot di rahangnya mengejang
  29. mulutnya ternganga
  30. rahangnya turun
  31. ia menggertakkan giginya
  32. bibir bawahnya bergetar

Menggambarkan Kondisi Wajah.

  1. writing tips 4dia memucat
  2. rona merah terkuras dari wajahnya
  3. wajahnya memerah
  4. pipinya berubah merah muda
  5. dia tersipu
  6. ia berubah merah
  7. darah mendesir merangkak naik di wajahnya
  8. wajahnya menegangkan
  9. dia mengernyitkan wajahnya
  10. dia meringis
  11. wajahnya terlihat kotor
  12. ia mengerutkan kening
  13. dia cemberut
  14. dia melotot
  15. Seluruh wajahnya menyala
  16. dia tampak cerah
  17. wajahnya menjadi kosong
  18. wajahnya berkerut
  19. wajahnya memutar
  20. ekspresinya tumpul
  21. ekspresinya mengeras
  22. pembuluh darah tampak tegang di lehernya
  23. tampak kekaguman di wajahnya
  24. rasa takut terlukis di wajahnya
  25. teror menyalip wajahnya

Sebenarnya masih banyak kosa-kata yang dapat kita gunakan untuk menggambarkan mimik wajah dan menegaskan karakter yang kita ciptakan. Beberapa kata tersebut juga saya dapatkan dari membaca buku lalu kemudian saya catat sebagai referensi. Adakah yang ingin menambahkan? Semoga bermanfaat, ya!

“Don’t forget – no one else sees the world the way you do, so no one else can tell the stories that you have to tell – Charles de Lint.”

Iklan

10 thoughts on “Kosa-Kata Untuk Menggambarkan Mimik Wajah Tokoh Dalam Cerita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s